Rabu, 27 Februari 2013
Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.
read more
Ada dua cara dalam
menanggulangi bahaya yang ditimbulkan karena kejahatan ilmu sihir, Pertama:
dengan ruqyah syar’iyyah yang diperbolehkan. Dan kedua: ruqyah syaethaniyyah,
cara yang tidak diperkenankan oleh Allah dan RosulNya.
RUQYAH SYAR’IYYAH
Syekh Muhammad Nasiruddin Al Albani menyebutkan: “Ruqyah syar’iyyah adalah cara penyembuhan dengan membacakan ayat al qur’an atau do’a yang bersumber dari as sunnah yang shahih.” (Dhaif sunanut tirmidzi, hal: 231-232).
Syarat-syarat Ruqyah Syar’iyyah:
Syeikh Sulaeman At Tamimy berkata: “Imam Suyuthy berkata: Para ulama telah sepakat akan diperbolehkannya ruqyah syar’iyyah dengan syarat:
1. Menggunakan perkataan Allah Azza wa Jalla atau dengan nama-nama dan sifat-sifatNya.
2. Menggunakan bahasa arab dan dengan sesuatu yang bisa difahami artinya.
3. Berkeyakinan bahwa ruqyah dengan sendirinya tidak memiliki pengaruh kecuali dengan taqdir Allah Azza wa Jalla.” (lihat: Taisirul Azizil Hamied, hal: 167)
Cara Pengobatan Dengan Ruqyah Syar’iyyah
a. Langkah preventif, (sebelum terjadinya sihir): membentengi diri dengan dzikir dan do’a harian yang diajarkan oleh Rosulullah SAW, membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardu dan ketika akan tidur, membaca s. Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas, setiap selesai shalat fardu dan di waktu pagi dan petang sebanyak tiga kali, dan begitu juga ketika akan tidur, serta membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh di awal malam.
Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang membaca ayat kursi di waktu malam, maka Allah akan menjaganya, dan setan tidak mendekatinya sampai pagi.” Dan di dalam hadits yang lain: “Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh di waktu malam, maka Allah akan menjaganya.”
Demikian juga dengan memperbanyak berlindung kepada Allah Azza wa Jalla dengan do’a:
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَاخَلَقَ
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan yang telah diciptakan.”
Dibaca di waktu siang dan malam, dan ketika menempati suatu tempat, baik itu rumah, padang pasir, hutan ataupun laut dan udara, karena Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang menempati suatu tempat, kemudian ia mengatakan: (A’uudzu bikalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq), maka ia tidak akan ditimpa oleh suatu bahaya apapun sehingga ia meninggalkan tempat itu.”
Demikian juga dengan memperbanyak bacaan:
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فيِ الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
“Dengan nama Allah, tidak ada yang membahayakan bersama namaNya sesuatupun yang ada di bumi dan di langit, Dia Maha mendengar dan Maha mengetahui.”
Dibaca di awal waktu siang dan awal waktu malam, sebanyak 3 x sebagaimana telah disebutkan oleh Rosulullah SAW karena hal itu sebab terjaganya dari segala kejelekan.
Dzikir-dzikir dan wirid ini adalah salah satu sebab terbesar yang dapat menjaga dari kejahatan ilmu sihir dan kejahatan lainnya bagi orang yang selalu menjaganya dengan penuh ketulusan yang didasari oleh keimanan kepada Allah dan menyandarkan diri kepadaNya serta ketundukan hati dalam menerima segala konsekwensi dan tuntutannya. Dan demikian pula ia merupakan senjata terampuh dalam menghilangkan sihir setelah menimpanya, bila disertai dengan ketundukan kepada Allah dan permohonan kepadaNya agar Ia menyingkapkan bahaya dan penyakitnya.
Langkah Rehabilitatif (Setelah terjadinya sihir)
Di antara do’a-do’a yang shahih dalam menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebabkan dari ilmu sihir atau kejahatan lain, adalah do’a ruqyah Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bagi para sahabatnya, yaitu:
(اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً).
“Ya Allah, Robb manusia, hilangkanlah rasa sakit dan sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada penyembuhan melainkan penyembuhan dariMu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” ( Dibaca sebanyak 3 x)
Begitu pula dengan do’a Malaikat Jibril AS ketika beliau meruqyah Rosulullah SAW, dengan do’anya:
(بِسْمِ اللهِ أُرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيْكَ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ بِسْمِ اللهِ أُرْقِيْكَ)
“Dengan nama Allah, aku menjampimu dari segala yang menyakitkanmu dari kejahatan setiap diri atau dari pandangan mata yang penuh kedengkian, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku menjampimu.” (dibaca 3 X)
Dan diantara cara pengobatan sihir setelah terjadinya juga, terutama hal ini dapat bermanfaat bagi laki-laki yang tidak bisa mengauli istrinya, adalah: “Ambillah tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, tumbuklah dengan batu atau dengan alat lain, letakkanlah dalam sebuah bejana, kemudian tuangkanlah kedalam air yang cukup untuk dipakai mandi, dan bacakanlah kedalamnya ayat kursi, surat Al kafirun, surat Al Ikhlas, surat Al Falaq dan surat An Naas, kemudian bacakan juga ayat-ayat yang berkenaan dengan sihir, seperti surat Al A’raf ayat 117-119, surat Yunus ayat 79-82, dan surat Thaha ayat 65-69. Setelah ayat-ayat tersebut dibacakan ke dalam air itu, minumlah tiga tegukan, kemudian sisanya digunakan untuk mandi. Dengan demikian, insya Allah penyakit itu akan hilang. Dan jikalau diperlukan, lakukanlah dua kali atau lebih sehingga penyakit tersebut hilang.”
Dan di antara pengobatan sihir yang dapat bermanfaat juga –bahkan ini merupakan cara paling ampuh dalam membasmi sihir adalah dengan cara berusaha mencari tempat disimpannya sihir yang dipergunakan, baik itu di dalam tanah, di atas gunung, atau di tempat lain.
Apabila telah diketahui, keluarkan dan musnahkanlah, maka sihirnyapun akan leyap.
Inilah diantara pengobatan yang disyariatkan dalam menanggulangi penyakit yang ditimbulkan oleh ilmu sihir.
RUQYAH SYAETHANIYYAH
Ruqyah syaethaniyyah adalah cara pengobatan sihir dari pasien dengan memohon bantuan kepada tukang sihir untuk menyembuhkannya, atau menyembuhkan sihir dengan sihir serupa dari tukang sihir yang lain.
Cara seperti ini biasa dipergunakan oleh para tukang sihir dengan cara mendekatkan diri kepada jin dengan menyembelih binatang atau dengan bentuk ketaatan lain kepadanya. Cara seperti ini tidak diperkenankan dalam Islam, karena termasuk ke dalam pekerjaan setan dan bahkan termasuk syikrik akbar. Oleh sebab itu sepatutnya kita senantiasa berwaspada, sebagaimana kita juga tidak diperbolehkan untuk mengobatinya dengan bertanya kepada dukun, peramal dan tukang tenung, atau dengan membenarkan ucapan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Azza wa Jalla, para pembohong, yang telah mengaku bahwa mereka mengetahui ilmu ghaib serta menipu manusia. Oleh sebab itulah Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengingatkan kita sekalian agar tidak datang kepada mereka, beliau bersabda:
من أتى عرافا أو كاهنا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم.
“Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu membenarkan apa yang ia katakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.” (HR. Abu Dawud). Dan ketika Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya tentang ruqyah bentuk kedua ini, beliau bersabda:
هي من عمل الشيطان
“Dia (nusyroh atau ruqyah bentuk ini) adalah dari perbuatan setan.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad).
*)Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, lihat Hukmus Sihri wal Aahanah wa Maa Yata’allaq Biha, hal: 8-15 read more
RUQYAH SYAR’IYYAH
Syekh Muhammad Nasiruddin Al Albani menyebutkan: “Ruqyah syar’iyyah adalah cara penyembuhan dengan membacakan ayat al qur’an atau do’a yang bersumber dari as sunnah yang shahih.” (Dhaif sunanut tirmidzi, hal: 231-232).
Syarat-syarat Ruqyah Syar’iyyah:
Syeikh Sulaeman At Tamimy berkata: “Imam Suyuthy berkata: Para ulama telah sepakat akan diperbolehkannya ruqyah syar’iyyah dengan syarat:
1. Menggunakan perkataan Allah Azza wa Jalla atau dengan nama-nama dan sifat-sifatNya.
2. Menggunakan bahasa arab dan dengan sesuatu yang bisa difahami artinya.
3. Berkeyakinan bahwa ruqyah dengan sendirinya tidak memiliki pengaruh kecuali dengan taqdir Allah Azza wa Jalla.” (lihat: Taisirul Azizil Hamied, hal: 167)
Cara Pengobatan Dengan Ruqyah Syar’iyyah
a. Langkah preventif, (sebelum terjadinya sihir): membentengi diri dengan dzikir dan do’a harian yang diajarkan oleh Rosulullah SAW, membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardu dan ketika akan tidur, membaca s. Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas, setiap selesai shalat fardu dan di waktu pagi dan petang sebanyak tiga kali, dan begitu juga ketika akan tidur, serta membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh di awal malam.
Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang membaca ayat kursi di waktu malam, maka Allah akan menjaganya, dan setan tidak mendekatinya sampai pagi.” Dan di dalam hadits yang lain: “Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh di waktu malam, maka Allah akan menjaganya.”
Demikian juga dengan memperbanyak berlindung kepada Allah Azza wa Jalla dengan do’a:
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَاخَلَقَ
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan yang telah diciptakan.”
Dibaca di waktu siang dan malam, dan ketika menempati suatu tempat, baik itu rumah, padang pasir, hutan ataupun laut dan udara, karena Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang menempati suatu tempat, kemudian ia mengatakan: (A’uudzu bikalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq), maka ia tidak akan ditimpa oleh suatu bahaya apapun sehingga ia meninggalkan tempat itu.”
Demikian juga dengan memperbanyak bacaan:
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فيِ الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
“Dengan nama Allah, tidak ada yang membahayakan bersama namaNya sesuatupun yang ada di bumi dan di langit, Dia Maha mendengar dan Maha mengetahui.”
Dibaca di awal waktu siang dan awal waktu malam, sebanyak 3 x sebagaimana telah disebutkan oleh Rosulullah SAW karena hal itu sebab terjaganya dari segala kejelekan.
Dzikir-dzikir dan wirid ini adalah salah satu sebab terbesar yang dapat menjaga dari kejahatan ilmu sihir dan kejahatan lainnya bagi orang yang selalu menjaganya dengan penuh ketulusan yang didasari oleh keimanan kepada Allah dan menyandarkan diri kepadaNya serta ketundukan hati dalam menerima segala konsekwensi dan tuntutannya. Dan demikian pula ia merupakan senjata terampuh dalam menghilangkan sihir setelah menimpanya, bila disertai dengan ketundukan kepada Allah dan permohonan kepadaNya agar Ia menyingkapkan bahaya dan penyakitnya.
Langkah Rehabilitatif (Setelah terjadinya sihir)
Di antara do’a-do’a yang shahih dalam menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebabkan dari ilmu sihir atau kejahatan lain, adalah do’a ruqyah Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bagi para sahabatnya, yaitu:
(اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً).
“Ya Allah, Robb manusia, hilangkanlah rasa sakit dan sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada penyembuhan melainkan penyembuhan dariMu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” ( Dibaca sebanyak 3 x)
Begitu pula dengan do’a Malaikat Jibril AS ketika beliau meruqyah Rosulullah SAW, dengan do’anya:
(بِسْمِ اللهِ أُرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيْكَ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ بِسْمِ اللهِ أُرْقِيْكَ)
“Dengan nama Allah, aku menjampimu dari segala yang menyakitkanmu dari kejahatan setiap diri atau dari pandangan mata yang penuh kedengkian, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku menjampimu.” (dibaca 3 X)
Dan diantara cara pengobatan sihir setelah terjadinya juga, terutama hal ini dapat bermanfaat bagi laki-laki yang tidak bisa mengauli istrinya, adalah: “Ambillah tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, tumbuklah dengan batu atau dengan alat lain, letakkanlah dalam sebuah bejana, kemudian tuangkanlah kedalam air yang cukup untuk dipakai mandi, dan bacakanlah kedalamnya ayat kursi, surat Al kafirun, surat Al Ikhlas, surat Al Falaq dan surat An Naas, kemudian bacakan juga ayat-ayat yang berkenaan dengan sihir, seperti surat Al A’raf ayat 117-119, surat Yunus ayat 79-82, dan surat Thaha ayat 65-69. Setelah ayat-ayat tersebut dibacakan ke dalam air itu, minumlah tiga tegukan, kemudian sisanya digunakan untuk mandi. Dengan demikian, insya Allah penyakit itu akan hilang. Dan jikalau diperlukan, lakukanlah dua kali atau lebih sehingga penyakit tersebut hilang.”
Dan di antara pengobatan sihir yang dapat bermanfaat juga –bahkan ini merupakan cara paling ampuh dalam membasmi sihir adalah dengan cara berusaha mencari tempat disimpannya sihir yang dipergunakan, baik itu di dalam tanah, di atas gunung, atau di tempat lain.
Apabila telah diketahui, keluarkan dan musnahkanlah, maka sihirnyapun akan leyap.
Inilah diantara pengobatan yang disyariatkan dalam menanggulangi penyakit yang ditimbulkan oleh ilmu sihir.
RUQYAH SYAETHANIYYAH
Ruqyah syaethaniyyah adalah cara pengobatan sihir dari pasien dengan memohon bantuan kepada tukang sihir untuk menyembuhkannya, atau menyembuhkan sihir dengan sihir serupa dari tukang sihir yang lain.
Cara seperti ini biasa dipergunakan oleh para tukang sihir dengan cara mendekatkan diri kepada jin dengan menyembelih binatang atau dengan bentuk ketaatan lain kepadanya. Cara seperti ini tidak diperkenankan dalam Islam, karena termasuk ke dalam pekerjaan setan dan bahkan termasuk syikrik akbar. Oleh sebab itu sepatutnya kita senantiasa berwaspada, sebagaimana kita juga tidak diperbolehkan untuk mengobatinya dengan bertanya kepada dukun, peramal dan tukang tenung, atau dengan membenarkan ucapan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Azza wa Jalla, para pembohong, yang telah mengaku bahwa mereka mengetahui ilmu ghaib serta menipu manusia. Oleh sebab itulah Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengingatkan kita sekalian agar tidak datang kepada mereka, beliau bersabda:
من أتى عرافا أو كاهنا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم.
“Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu membenarkan apa yang ia katakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.” (HR. Abu Dawud). Dan ketika Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya tentang ruqyah bentuk kedua ini, beliau bersabda:
هي من عمل الشيطان
“Dia (nusyroh atau ruqyah bentuk ini) adalah dari perbuatan setan.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad).
*)Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, lihat Hukmus Sihri wal Aahanah wa Maa Yata’allaq Biha, hal: 8-15 read more
Dalam Kitab Al Jami' Liahkam Al-Qur'an karya Imam Al Qurthubi dijelaskan bahwa ada 2 hal yang bisa menyebabkan iblis menangis dengan sekeras-kerasnya.
PERTAMA, Ketika diturunkannya Surat Al Fatihah, yang mana surat ini adalah surat yang paling afdhol di dalam Al-Qur'an. Jadi dimanapun dan kapanpun surat al fatihah dibaca, iblis laknatullah akan menjerit dan menangis.
KEDUA, Kelahiran Nabi Muhammad SAW, makhluk yang paling mulia sejagad raya. Karena berkat bimbingan Beliau, orang yang sudah memiliki dosa setumpuk gunung bisa terhapus dosanya hanya dengan mengucapkan syahadat saja.
Sebagai contoh saja, pada zaman Rasulullah SAW ada orang yang tua renta kisaran berumur 100 tahun lebih mengadu kepada Rasulullah SAW.
"Ya Rasulullah, apakah agamamu bisa menghapuskan dosa-dosa yang telah aku perbuat, yang mana dosaku setumpuk gunung, berzina, mabuk, berjudi dan sebagainya dan kalau dikumpulkan akan melebihi dosa orang yang paling banyak dosanya di muka bumi ini," kata orang tua itu.
"Bisa," jawab Rasulullah SAW
"Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya orang tua itu.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda,
"Ucapkanlah Syahadat."
Kemudian orang tua itu pergi menuju rumahnya.
Selang 3 hari kemudian terdengar kabar kalau orang tua itu meninggal dunia dan Rasulullah SAW pun bersabda,
"Orang tersebut termasuk golongan orang yang masuk surga."
KETIGA, Ucapan salam.
Ternyata ucapan salam dari seorang mukmin pada mukmin lainnya bisa membuat iblis menangis dengan kerasnya.
Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya iblis yang terkutuk itu akan menangis pada saat seorang mukmin bersalam dan dia (iblis) berkata, "Aduh, celakanya, kedua mukmin itu tidak akan berpisah melainkan akan diampuni dosa-dosanya."
Rasulullah SAW sendiri sangat menekankan ucapan salam bagi seorang mukmin sebelum perkataan lain diucapkan. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yang berbicara sebelum memberi salam, maka janganlah kamu jawab."
Hadits lainnya ada yang mengatakan. Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yang berkendaraan hendaklah memberi salam kepada orang yang berjalan kaki, orang yang berjalan kaki hendaklah memberi salam kepada orang yang duduk, dan orang yang sedikit hendaklah memberi salam kepada orang yang banyak."
Itulah 3 hal yang bisa membuat iblis menangis denga keras. Sungguh sangatlah beruntung kita ini dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW.
...
Alangkah baiknya kita istighfar dulu...Astagfir ulloh Al'adzim...
Memang tidak ada yang pernah tahu kapan seseorang akan menghadapi kematian, itulah sebabnya banyak orang tidak mempersiapkan diri menghadapi kedatangannya.
Maut dan kematian, Allah berfirman yang bermaksud :
Setiap yang hidup akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dgn kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali. (Surah al-Anbiyak ayat 35)
Tahukah kita bahwa malaikat maut sentiasa memperhatikan serta
melihat wajah kita sebanyak 70 kali dalam sehari?
Seandainya manusia bisa melihat dengan kasat mata seperti apa
tingkah laku malaikat pengintai itu,niscaya kaki mereka akan lemas
jika mengetahuinya.
Oleh kerana malaikat maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak
dapat melihat kehadirannya, itu sebabnya manusia tidak menyadari apa yang dilakukan malaikat Izrail di sekelilingnya.
Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a bahwa Rasulullah s.a.w bersabda:
Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenungi wajah seseorang, didapati orang itu sedang bergelak-ketawa .
Maka berkata Izrail: Alangkah herannya aku melihat orang ini, padahal aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya kapan saja, tetapi dia masih terlihat bodoh dan bergelak ketawa.
Alangkah baiknya kita istighfar dulu...Astagfir ulloh Al'adzim...
Memang tidak ada yang pernah tahu kapan seseorang akan menghadapi kematian, itulah sebabnya banyak orang tidak mempersiapkan diri menghadapi kedatangannya.
Maut dan kematian, Allah berfirman yang bermaksud :
Setiap yang hidup akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dgn kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali. (Surah al-Anbiyak ayat 35)
Tahukah kita bahwa malaikat maut sentiasa memperhatikan serta
melihat wajah kita sebanyak 70 kali dalam sehari?
Seandainya manusia bisa melihat dengan kasat mata seperti apa
tingkah laku malaikat pengintai itu,niscaya kaki mereka akan lemas
jika mengetahuinya.
Oleh kerana malaikat maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak
dapat melihat kehadirannya, itu sebabnya manusia tidak menyadari apa yang dilakukan malaikat Izrail di sekelilingnya.
Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a bahwa Rasulullah s.a.w bersabda:
Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenungi wajah seseorang, didapati orang itu sedang bergelak-ketawa .
Maka berkata Izrail: Alangkah herannya aku melihat orang ini, padahal aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya kapan saja, tetapi dia masih terlihat bodoh dan bergelak ketawa.
7 HAL YANG MEMBUAT DIRIKU HERAN
1. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa ia akan mati, namun ia masih tertawa.
2. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa dunia akan binasa, namun ia masih mencintainya.
3. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa smua perkara terjadi menurut takdir, namun ia masih bersedih karena kehilangan sesuatu.
4. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa di akherat kelak ada perhitungan amal, namun ia masih sibuk mengumpulkan harta.
5. Aku heran melihat orang yg sudah kenal dengan neraka, namun ia masih tetap melakukan dosa² besar.
6. Aku heran melihat orang yg sudah mengenal Allah Subhanahu wa ta'ala dengan yakin, namun ia masih mengenal yg selain-Nya.
7. Aku heran melihat orang yg sudah mengenal setan sbagai musuh besarnya, namun ia masih mau mematuhinya."
[Sayyidina 'Ustman bin Affan radhiyallaahu 'anhu]
read more
1. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa ia akan mati, namun ia masih tertawa.
2. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa dunia akan binasa, namun ia masih mencintainya.
3. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa smua perkara terjadi menurut takdir, namun ia masih bersedih karena kehilangan sesuatu.
4. Aku heran melihat orang yg sudah tau bahwa di akherat kelak ada perhitungan amal, namun ia masih sibuk mengumpulkan harta.
5. Aku heran melihat orang yg sudah kenal dengan neraka, namun ia masih tetap melakukan dosa² besar.
6. Aku heran melihat orang yg sudah mengenal Allah Subhanahu wa ta'ala dengan yakin, namun ia masih mengenal yg selain-Nya.
7. Aku heran melihat orang yg sudah mengenal setan sbagai musuh besarnya, namun ia masih mau mematuhinya."
[Sayyidina 'Ustman bin Affan radhiyallaahu 'anhu]
Ibnu Katsir meyebutkan dalam
tafsirnya bahwa sebagian ulama mengatakan,
"Diantara kekhususan surat ini adalah tidaklah seseorang membaca surat ini dalam kondisi sulit kecuali Allah akan memberikan kemudahan kepadanya. Dan sepertihalnya ketika surat ini dibacakan terhadap orang yang menjelang kematiannya maka akan turun kepadanya rahmat dan keberkahan dan untuk memberikan kemudahan keluarnya ruh dari jasadnya. " Imam Ahmad mengatakan bahwa telah bercerita kepada kami Abdul Mughirah,
"Telah bercerita kepada kami Shafwan berkata bahwa para syeikh telah mengatakan," Ketika dibacakan-surat yasin-terhadap orang yang menjelang kematian maka akan diringankan bebannya. (Tafsir al Qur'anil Azhim juz VI hal 562) Hadits-hadits lain tentang keutamaan surat yasin seperti sabda Rasulullah saw,
"Barangsiapa yang membaca yasin maka Allah akan tuliskan pembacaannya itu sama dengan membaca al qur'an sepuluh kali selain yasin." Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini gharib yaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja. Sabda Rasulullah saw, "Barangsiapa yang membaca yasin pada suatu malam dengan mengharapkan wajah Allah maka dia akan diampuni. "(HR. Malik, Ibnus Sunni dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban) dan hadits dinyatakan lemah oleh Imam al Haitsami. Tentang keutamaan membaca yasin ini telah diriwayatkan oleh Abu Ya'la dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah bersabda, "Siapa yang membaca surat yasin pada suatu malam maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. Siapa yang membaca hamiim yang didalamnya disebutkan ad dukhan maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. "Ibnul Jauzi pun menyatakan bahwa seluruh jalan hadits ini adalah batil yang tidak memiliki dasar. (Al Maudhu'at juz I hal 247)
1. Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa yang membaca surat Yasin karena Allah Azza wa Jalla, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya pahala seperti membaca Al-Qur'an dua belas kali. Jika surat Yasin dibacakan di dekat orang yang sedang sakit, Allah menurunkan untuknya setiap satu huruf sepuluh malaikat. Para malaikat itu berdiri dan berbaris di depannya, memohonkan ampunan untuknya, menyaksikan saat ruhnya dicabut, mengantarkan jezanahnya, bershalawat untuknya, menyaksikan saat penguburannya. Jika surat ini dibacakan saat sakaratul maut atau menjelang sakaratul maut, maka datanglah padanya malaikat Ridhwan penjaga surga dengan membawa minuman dari surga, kemudian meminumkan padanya saat ia masih berada di ranjangnya, setelah minum ia mati dalam keadaan tidak haus, sehingga ia tidak membutuhkan telaga para nabi sampai masuk ke surga dalam kondisi tidak haus. "(Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/372).
2. Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa yang mendatangi pekuburan lalu membaca surat Yasin, maka pada hari itu Allah meringankan siksaan mereka, dan untuk yang membacanya mendapat kebaikan sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu." (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/373).
Imam Ja'far Ash-Shadiq: "Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati, dan hati 3. Al-Qur'an adalah surat Yasin. Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur atau di siang hari sebelum bepergian, maka hari itu sampai sore hari ia tergolong pada orang-orang yang terjaga dan dikaruniai rizki. Barangsiapa yang membaca di malam hari sebelum tidur, Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari keburukan semua setan yang terkutuk dan dari setiap penyakit; jika ia mati pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke surga, tiga ribu malaikat hadir untuk memandikannya, memohonkan ampunan untuknya, mengantarkan ke kuburnya sambil memohonkan ampunan untuknya; ketika ia dimasukkan ke liang lahatnya para malaikat itu beribadah kepada Allah di dalam liang lahatnya dan pahalanya dihadiahkan kepadanya, kuburan-nya diluaskan sejauh batas pandang, diamankan dari siksa kubur, dan dipancarkan ke dalam kuburnya cahaya dari langit sampai Allah membangkitkannya dari kuburnya ... "(Kitab Tsawabul A'mal, hlm 111)
Fadilah Surat Yasin
Rasulullah Saw telah bersabda, "Bacalah Surat Yassin karena ia mengandung keberkahan", yaitu:
Bila orang lapar membaca Surat Yassin, ia menjadi kenyang.
Jika orang tidak memiliki pakaian akan mendapat pakaian.
Jika orang belum menikah, segera mendapat jodoh.
Jika dalam ketakutan akan hilang perasaan takut.
Jika terpenjara dibebaskan.
Jika bepergian membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang dilihatnya.
Jika tersesat, sampai ke tempat yang ditujuinya.
Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah meringankan siksanya.
Jika orang yang haus membacanya, hilang rasa hausnya.
Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar dari penyakitnya.
Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati dan hati al-Quran itu adalah Yassin. Siapa membaca surat Yasin, niscaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca al-Quran sebanyak 10 kali.
Sabda Rasulullah saw, "Apabila datang ajal orang yang suka membaca surat Yasin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya diampuni Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya ".
Malaikat Maut tidak mau memaksa mencabut nyawa orang yang suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Ridwan dari surga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
Bersabda selanjutnya: "Barang siapa shalat sunat dua rakaat pada malam Jumat, dibaca pada rakaat pertama surat Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang dari anggota rumahnya tetapi siapa yang meragukan keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
"Diantara kekhususan surat ini adalah tidaklah seseorang membaca surat ini dalam kondisi sulit kecuali Allah akan memberikan kemudahan kepadanya. Dan sepertihalnya ketika surat ini dibacakan terhadap orang yang menjelang kematiannya maka akan turun kepadanya rahmat dan keberkahan dan untuk memberikan kemudahan keluarnya ruh dari jasadnya. " Imam Ahmad mengatakan bahwa telah bercerita kepada kami Abdul Mughirah,
"Telah bercerita kepada kami Shafwan berkata bahwa para syeikh telah mengatakan," Ketika dibacakan-surat yasin-terhadap orang yang menjelang kematian maka akan diringankan bebannya. (Tafsir al Qur'anil Azhim juz VI hal 562) Hadits-hadits lain tentang keutamaan surat yasin seperti sabda Rasulullah saw,
"Barangsiapa yang membaca yasin maka Allah akan tuliskan pembacaannya itu sama dengan membaca al qur'an sepuluh kali selain yasin." Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini gharib yaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja. Sabda Rasulullah saw, "Barangsiapa yang membaca yasin pada suatu malam dengan mengharapkan wajah Allah maka dia akan diampuni. "(HR. Malik, Ibnus Sunni dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban) dan hadits dinyatakan lemah oleh Imam al Haitsami. Tentang keutamaan membaca yasin ini telah diriwayatkan oleh Abu Ya'la dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah bersabda, "Siapa yang membaca surat yasin pada suatu malam maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. Siapa yang membaca hamiim yang didalamnya disebutkan ad dukhan maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. "Ibnul Jauzi pun menyatakan bahwa seluruh jalan hadits ini adalah batil yang tidak memiliki dasar. (Al Maudhu'at juz I hal 247)
1. Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa yang membaca surat Yasin karena Allah Azza wa Jalla, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya pahala seperti membaca Al-Qur'an dua belas kali. Jika surat Yasin dibacakan di dekat orang yang sedang sakit, Allah menurunkan untuknya setiap satu huruf sepuluh malaikat. Para malaikat itu berdiri dan berbaris di depannya, memohonkan ampunan untuknya, menyaksikan saat ruhnya dicabut, mengantarkan jezanahnya, bershalawat untuknya, menyaksikan saat penguburannya. Jika surat ini dibacakan saat sakaratul maut atau menjelang sakaratul maut, maka datanglah padanya malaikat Ridhwan penjaga surga dengan membawa minuman dari surga, kemudian meminumkan padanya saat ia masih berada di ranjangnya, setelah minum ia mati dalam keadaan tidak haus, sehingga ia tidak membutuhkan telaga para nabi sampai masuk ke surga dalam kondisi tidak haus. "(Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/372).
2. Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa yang mendatangi pekuburan lalu membaca surat Yasin, maka pada hari itu Allah meringankan siksaan mereka, dan untuk yang membacanya mendapat kebaikan sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu." (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/373).
Imam Ja'far Ash-Shadiq: "Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati, dan hati 3. Al-Qur'an adalah surat Yasin. Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur atau di siang hari sebelum bepergian, maka hari itu sampai sore hari ia tergolong pada orang-orang yang terjaga dan dikaruniai rizki. Barangsiapa yang membaca di malam hari sebelum tidur, Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari keburukan semua setan yang terkutuk dan dari setiap penyakit; jika ia mati pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke surga, tiga ribu malaikat hadir untuk memandikannya, memohonkan ampunan untuknya, mengantarkan ke kuburnya sambil memohonkan ampunan untuknya; ketika ia dimasukkan ke liang lahatnya para malaikat itu beribadah kepada Allah di dalam liang lahatnya dan pahalanya dihadiahkan kepadanya, kuburan-nya diluaskan sejauh batas pandang, diamankan dari siksa kubur, dan dipancarkan ke dalam kuburnya cahaya dari langit sampai Allah membangkitkannya dari kuburnya ... "(Kitab Tsawabul A'mal, hlm 111)
Fadilah Surat Yasin
Rasulullah Saw telah bersabda, "Bacalah Surat Yassin karena ia mengandung keberkahan", yaitu:
Bila orang lapar membaca Surat Yassin, ia menjadi kenyang.
Jika orang tidak memiliki pakaian akan mendapat pakaian.
Jika orang belum menikah, segera mendapat jodoh.
Jika dalam ketakutan akan hilang perasaan takut.
Jika terpenjara dibebaskan.
Jika bepergian membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang dilihatnya.
Jika tersesat, sampai ke tempat yang ditujuinya.
Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah meringankan siksanya.
Jika orang yang haus membacanya, hilang rasa hausnya.
Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar dari penyakitnya.
Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati dan hati al-Quran itu adalah Yassin. Siapa membaca surat Yasin, niscaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca al-Quran sebanyak 10 kali.
Sabda Rasulullah saw, "Apabila datang ajal orang yang suka membaca surat Yasin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya diampuni Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya ".
Malaikat Maut tidak mau memaksa mencabut nyawa orang yang suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Ridwan dari surga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
Bersabda selanjutnya: "Barang siapa shalat sunat dua rakaat pada malam Jumat, dibaca pada rakaat pertama surat Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang dari anggota rumahnya tetapi siapa yang meragukan keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
Minggu, 24 Februari 2013
بِسْمِ
اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ya Allah ,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun Mu yang luas ,,,
Aku hanyalah setetes embun di lautan Mu yang meluap hingga ke seluruh samudra ,,,
Aku hanya sepotong rumput di padang mu yang memenuhi bumi ,,,
Aku hanya sebutir kerikil di gunung Mu yang menjulang menyapa langit ,,,
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang terntang luas ,,,
Ya Allah ya Rabb kami…
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan Mu ,,,
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku akantetapi,
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada Mu ,,,
Ya Rabby ...
Abdiku tiada arti ,,,
Ibadahku hanya sepercik air ,,,
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka Mu ,,,
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan Mu,,,
Diri ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mulut ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mata ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Hati ini telah terkotori oleh noda ,,,
Namun kami memiliki keinginan setinggi langit ,,,
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajah Mu Yang Mulia Lagi Maha Tinggi ??
Ya Rabby ....
Kami adalah hamba yang fakir di hadapan Mu,,,
Tapi juga kikir dalam mengabdi kepada Mu ,,,
Semua makhluk Mu meminta kepada Mu ,,,
Dan pintaku Ya Rabby ,,,
Ampunilah kami dan saudara saudari kami yang telah memberi arti dalam hidup kami ,,,
Sukseskanlah mereka ,,,
Mudahkanlah urusan mereka ,,,
Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah melanggar aturan Mu ,,,
Melanggar aturan qiyadah kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah yang telah Engkau percayakan kepada kami ,,,
Duhai Dzat Yang Maha Pengampun ,,,
Ampunilah kami ,,,
Pertemukan kami dalam syurga Mu dalam bingkai kecintaan kepada Mu ,,,
Ya Rabby ...
Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh,,,
Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata taubat ,,,
Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada Mu ,,,
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit ,,,
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu ,,,
Atau dalam maksiat kepada Mu ,,,
Ya Rabb kami ,,,
Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُسْنَ الْخَاتِمَةِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ سُوْءِ الْخاَتِمَةِ
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada Mu husnul khatimah dan aku berlindung kepada Mu dari su’ul khatimah.”
Amiin
read more
Ya Allah ,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun Mu yang luas ,,,
Aku hanyalah setetes embun di lautan Mu yang meluap hingga ke seluruh samudra ,,,
Aku hanya sepotong rumput di padang mu yang memenuhi bumi ,,,
Aku hanya sebutir kerikil di gunung Mu yang menjulang menyapa langit ,,,
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang terntang luas ,,,
Ya Allah ya Rabb kami…
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan Mu ,,,
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku akantetapi,
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada Mu ,,,
Ya Rabby ...
Abdiku tiada arti ,,,
Ibadahku hanya sepercik air ,,,
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka Mu ,,,
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan Mu,,,
Diri ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mulut ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mata ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Hati ini telah terkotori oleh noda ,,,
Namun kami memiliki keinginan setinggi langit ,,,
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajah Mu Yang Mulia Lagi Maha Tinggi ??
Ya Rabby ....
Kami adalah hamba yang fakir di hadapan Mu,,,
Tapi juga kikir dalam mengabdi kepada Mu ,,,
Semua makhluk Mu meminta kepada Mu ,,,
Dan pintaku Ya Rabby ,,,
Ampunilah kami dan saudara saudari kami yang telah memberi arti dalam hidup kami ,,,
Sukseskanlah mereka ,,,
Mudahkanlah urusan mereka ,,,
Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah melanggar aturan Mu ,,,
Melanggar aturan qiyadah kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah yang telah Engkau percayakan kepada kami ,,,
Duhai Dzat Yang Maha Pengampun ,,,
Ampunilah kami ,,,
Pertemukan kami dalam syurga Mu dalam bingkai kecintaan kepada Mu ,,,
Ya Rabby ...
Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh,,,
Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata taubat ,,,
Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada Mu ,,,
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit ,,,
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu ,,,
Atau dalam maksiat kepada Mu ,,,
Ya Rabb kami ,,,
Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُسْنَ الْخَاتِمَةِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ سُوْءِ الْخاَتِمَةِ
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada Mu husnul khatimah dan aku berlindung kepada Mu dari su’ul khatimah.”
Amiin
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)